Merindu

Alangkah kepadamu, riak hati yang tambun.Dan dengan inilah,  sebuah dalih untuk mencari pelampiasan pun terwujud.

Aku sangat merindu. Bagaimana jika suatu lautan itu menjadi kering dan hilang layaknya embun?

Oh, sungguh- sungguh dengan ini deklarasi sebuah pemikiran akan aku lantunkan dari jiwaku kepada sang adam. Bersungguh-sungguhpun pasti akan terpantun, iya kan?

Maka dari itu,benar adanya jika saat sang surya terlelap mulai terpatri di cakrawala, maka layaklah aku untuk menguntai sebuah ilusi antara cerita dan realita.

Supaya nanti akan selalu aku genggam.

Dan takkan pernah kulepas.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s