Bangun

Meluluhlantahkan norma dan menguatkan karma. Ini semua karena nistamu terhadap nirwana. Seluruh perkara yang runyam dam mencekik, itu semua karena engkau menentang perundangan.

a5291ba2a9974e8330728cb894084be0.jpg
-pinterest-

Memang betul, aku mencintaimu. Sungguh. Karena jika tidak, aku sudah beranjak seperti pribadi lainnya. Yang angkat kaki dari kehidupanmu. Berpura-pura tak mengenal dan tak pernah bersua. Menghindari temu mata dan beranjak berjalan.

Padahal hanya sekelebat lagi. Aku dan dirimu akan bahagia. Merangkai denyut sukacita. Mengucap asih di depan Yang Esa. Mengikat jalinan griya akan sukma. Bahkan, mungkin akan bersama buyung tercinta.

Sesunggunya aku sudah sadar sejak pertama mendalami. Dirimu memang bukanlah suatu sempurna. Terkadang begitu menjunjung ambisi sampai langit pun bukan penghalang. Begitu haus dirimu akan kuasa dan takhta. Ingin merubah bumi, katanya. Ingin menjadi bejana tampung gundah. Ingin menjulur lurus dan setimpal bagi tiap manusianya.

c57bb0d74af3568378fa54efb5b2052e.jpg
-pinterest-

Nyatanya, perlulah engkau kuseret dalam nyata. Bagaimana mimpi merubah jiwa.  Gemeliat tamakmu sungguh tak tertahan. Kuasa ini dan itu tak cukuplah. Perlu gaet manusia dusta lainnya. Ambil sana ambil situ. Dan perlahan, kau menyuapkan arta pada mahluk beringas.

Kau banyak berubah, sayang.

Bangunlah. Kutunggu engkau bersalin mengupas inti sukmamu. Untuk kembali jadi manusia.

Iklan

6 thoughts on “Bangun

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s