Afeksi dan Rindu

Pada malamku ini,  teringatlah  oleh nafasmu.

Kau  mengharu biru, mencurahkan sukmamu padaku.

Memberi rasa, memutar pertiwi.

“Lupakan saja semua gundahmu. Curahkan sentimen padaku, wahai tajuk mahkota!” serumu padaku.

Ini ingin kukata, apa rupa diriku tanpamu?

4b8c0ceaba63a84aaa1daf3c1d0e6b39
-pinterest-

Kau berjejal antar korosi

Menangkap tubuhku, memelukku.

Candu,candu,candu.

Kuhirup aroma tubuhku, risauku gugur.

Mari, tetap disampingku.

.

Pada malamku ini,  kutunggu dirimu.

“Sebentar saja aku berlalu, dan aku kan kembali padamu!” serumu di waktu lampau.

Ku tunggu kau tambatan, selalu kutunggu.

dc9f4364421c79a245a0334c0bc733f3.jpg
-pinterest-

Waktu berseru, terkejut.

Pintu terbuka, wujudmu muncul.

Aku berlari, memelukmu.

“Aku kembali, sungguh ku rindu!!” kau berseru, mendekap fisikku, erat. Benar  erat.

Aku berbisik di telingamu.Kau tersipu.

“Selamat datang, mahkota hatiku.”

Iklan

3 thoughts on “Afeksi dan Rindu

  1. Ping-balik: Afeksi dan Rindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s